Pos

Makassar Gelontorkan Rp 15 Miliar untuk Tambah CCTV dan Jaringan Internet

IMAGE – Agar program smart city di Makassar makin lengkap dan terpadu, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar baru-baru ini akan menggelontorkan dana sebesar Rp15 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk menyewa layanan internet dan pengadaan 190 unit kamera CCTV tambahan.

Kepala Diskominfo Kota Makassar, Ismail Haji Ali, mengatakan bahwa dana tersebut diserap dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pokok 2018. Untuk penyewaan jaringan internet, Ismail menerangkan bahwa tujuannya adalah untuk memudahkan kerja seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar, termasuk yang ada di kelurahan dan kecamatan.

“Sementara tambahan 190 unit CCTV itu akan kita pasang di ruang-ruang publik yang tingkat keramaiannya cukup tinggi sehingga dapat dipantau secara real time oleh kami,” ungkapnya kepada awak media pada pekan kemarin.

Ismail kembali menuturkan, pengadaan sewa layanan internet juga dianggap penting. Alasannya, jaringan internet akan digunakan untuk mendukung seluruh kinerja SKPD yang telah menggunakan sistem online.

(sumber: Indosecuritysystem)

Keren… HIKVISION Tampilkan Kamera Pengenal Wajah di Pekan Raya Jakarta

IMAGE – Tak melulu tawarkan penjualan berbagai macam produk, area Pekan Raya Jakarta (PRJ) pun memiliki tempat khusus bagi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memamerkan berbagai program terkait infrastruktur perkotaan. Mulai dari transportasi, pengelolaan pariwisata, hingga ke konsep smart city.

Satu yang cukup menarik adalah hadirnya booth Hikvision, merek penyedia solusi sistem keamanan terbesar di dunia. Keberadaan booth Hikvision di area khusus Pemprov DKI Jakarta ini bukan tanpa alasan. Dikatakan oleh Daniel Ekasaputra, Account Manager PT Prima Inovasi Teknologi, perusahaan distributor produk Hikvision, merek ini adalah salah satu penyumbang utama bagi pengawasan perkotaan di DKI Jakarta.

“Bahkan kami juga menyuplai video wall bagi Pemprov DKI agar siaran CCTV bisa dipantau secara langsung,” tuturnya kepada Indo Security System, Senin (25/6/2018).

Dijelaskan olehnya lagi, di ajang PRJ ini Hikvision memakai konsep sistem pengawasan perkotaan untuk menyasar kalangan pemerintahan dan juga korporasi.

“Kami menghadirkan berbagai teknologi baru, salah satunya adalah kamera CCTV dengan fitur pengenalan wajah (face recognition). Kamera ini bisa mengenali wajah seseorang yang dicurigai melakukan kejahatan, sehingga cocok sekali digunakan untuk pengawasan perkotaan,” ucap Daniel.

Namun, tak sedikit pengunjung PRJ yang datang ke booth yang menanyakan solusi pengawasan video untuk rumah dan toko atau kantor. Pasalnya, kesadaran masyarakat yang mengunjungi PRJ akan sistem pengawasan sudah tinggi. Bahkan banyak dari mereka yang ingin memasang sistem CCTV terutama sebelum libur Idul Fitri silam.

Pihak Hikvision pun tetap melayani pertanyaan tersebut dan memberi solusi karena Hikvision dikenal dengan ragam produk yang sangat lengkap untuk berbagai kebutuhan dan kalangan.

“Booth ini memang didirikan untuk tujuan pengenalan produk,” tambahnya.

(sumber: Indosecuritysystem)